Beberapa arti kata budaya dapat ditemukan dalam kamus-kamus, antara lain menyebutkan: 1) pikiran, budi; 2) kebudayaan; 3) yang mengenai kebudayaan, yang sudah berkembang (beradab, maju). Arti kata kebudayaan adalah 1) hasil kegiatan dan penciptaan batin (akal, budi, dan sebagainya), manusia (seperti kepercayaan, kesenian, adat istiadat, dan adat istiadat, dan sebagainya); 2) kegiatan (usaha) batin (akal, dan sebagainya),untuk menciptakan sesuatu yang termasuk hasil kebudayaan.
![]() |
| foto: CitraRRahmedina |
Lambat-laun istilah ini dipakai untuk semua usaha dan tindakan manusia untuk mengolah tanah dan mengubah alam baik dalam pertanian, perkebunan, ataupun kehutanan. Untuk kultur dalam arti pertanian, sejak dahulu sudah ada istilah dalama bahsa jawa ialah kebudidaya. 2 kata 'kebudidaya' dan 'kebudayan' memiliki akar kata yang sama, yaitu budh,yang berarti kesadaran dan juga apa yang menyebabkan orang menjadi sadar. Sinonim dengan budhi ialah daya yang berarti sadar, bangun, insaf. Budhi adalah bentuk masdar dari budhi. Pendapat lain menyatakan;
Kata “kebudayaan” berasal dari kata Sansekerta buddayah, yaitu bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal sebagai alat batin untuk menimbang baik buruk, benar tidak, dan sebagainya, tabiat, watak, akhlak, perangai.3 dsengan demikian kebudayaan dapat diartikan “hal-hal yang bersangkutan dengan akal”. Ada yang menyatakan budaya sebagai suatu perkembangan dari majemuk budidaya, yakni daya dari budi”. Penulis berpendapat, kata budaya apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Sansekerta adalah bodhoday yang merupakan gabungan dari dua kata yaitu bodh dan udaya. Bodh berarti sadar, bangun, insaf, pengertian, penalaran, ilmu, dan sebagainya. Udaya berarti lahir muncul tampak, terbit dan sebagainya.
2. Pengertian Tradisi:
Tradisi (Bahasa Latin: traditio, "diteruskan") atau kebiasaan, dalam pengertian yang paling sederhana adalah sesuatu yang telah dilakukan untuk sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok Masyarakat, biasanya dari suatu negara, kebudayaan, waktu, atau agama yang sama. Hal yang paling mendasar dari tradisi adalah adanya informasi yang diteruskan dari generasi ke generasi baik tertulis maupun (sering kali) lisan, karena tanpa adanya ini, suatu tradisi dapat punah.
sumber:
suranto-antasura.blogspot.co.id

No comments:
Post a Comment